Bangun 15 Ribu Huntara untuk Korban Banjir Sumatera, Danantara: Tiga Bulan Rampung!
Jakarta, Kamis 01 Januari 2026- Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) berkomitmen membangun 15.000 unit hunian sementara (huntara) bagi korban banjir Sumatera, dimana pembangunannya direncanakan selesai dalam waktu tiga bulan
“Kami berkomitmen menghadirkan 15.000 unit hunian sementara yang ditargetkan rampung dalam waktu 3 bulan,” ujar Kepala Danantara Roslan Perkasa Rooeslani melalui akun instagram resminnya pada hari Rabu (31/12)
Lebih lanjut, Roslan mengungkap bahwa proyek tersebut merupakan kolaborasi lintas instansi seperti Kementerian PKP, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Sosial, BNPB dan pemda setempat
Ia mengungkap bahwa pengerjaan 15.000 unit huntara akan dikerjakan secara bertahap dimana 500 diantaranya dijadwalkan siap dihuni dalam minggu dihuni. Percepatan pembangunan saat ini akan difokuskan di Aceh Tamiang yang merupakan wilayah terdampak paling parah
Roslan juga menjelaskan bahwa pembangunan huntara di wilayah tersebut memanfaatkan lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang berlokasi 15 kilometer dari Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang
“Pembangunan akan terus berlanjut terus secara bertahap. Semoga hunian ini segera menghadirkan rasa aman serta harapan baru bagi masyarakat,” ungkap Roslan sembari menyebut meski bersifat sementara namun hunian tersebut memenuhi persyaratan layak huni
Pelaksana pembangunan dilakukan oleh tujuh BUMN Karya dengan menerapkan desain modular yang memungkinkan proses konstruksi dilakukan secara cepat dan terstandar, lengkap dengan fasilitas kamar mandi, dapur umum dan musholla
Dalam penjelasannya, Roslan mengaku pihaknya juga melibatkan PLN dan Telkom serta Himbara untuk mendukung fasilitas listrik, internet dan pendanaan, agar huntara menjadi hunian yang layak, aman dan nyaman