Dua Gangguan Operasional, Sejumlah KA di Daop 8 Surabaya Terlambat



photo

SURABAYA, 5 FEBRUARI 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api pada Rabu, 4 Februari 2026. Gangguan terjadi akibat dua insiden operasional terpisah di wilayah Daop 8 Surabaya.

Gangguan pertama terjadi sekitar pukul 15.20 WIB, saat muatan truk terjatuh dan menghalangi jalur rel di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) No. 398 Km 223+500/600, petak jalan Stasiun Kandangan–Stasiun Tandes.

Setelah menerima laporan dari petugas perlintasan, KAI langsung melakukan pengamanan dan penanganan bersama petugas terkait.

Jalur hulu dinyatakan aman pada pukul 15.33 WIB dan jalur hilir kembali normal pukul 16.02 WIB. Insiden ini berdampak pada keterlambatan KA Barang KP/2526A (Priukmas Cargo) sekitar 15 menit.

Gangguan kedua terjadi pada malam hari, sekitar pukul 21.10 WIB, ketika KA 41 Sembrani tertemper kendaraan di JPL 266 Km 167+0/1, petak jalan Stasiun Pucuk–Stasiun Gembong.

Perlintasan tersebut merupakan perlintasan terdaftar yang dijaga secara swadaya oleh masyarakat. Akibat kejadian ini, jalur sempat terhalang dan memicu keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api.

KAI segera melakukan koordinasi lintas fungsi, mulai dari masinis, petugas pengatur perjalanan kereta api (PPKA), unit pengamanan, hingga petugas sarana dan prasarana. Rangkaian kereta diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan aspek keselamatan sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.

Dampak dari insiden tersebut menyebabkan beberapa KA mengalami keterlambatan signifikan, di antaranya KA 41 Sembrani sekitar 245 menit, KA 483 CL Jenggala sekitar 152 menit, KA 303 Parcel Utara sekitar 160 menit, KA 145 Blambangan 44 menit, KA 253 Kertajaya 45 menit, serta KA 165 Dharmawangsa 25 menit.

Setelah penanganan selesai dan jalur dinyatakan aman, operasional kereta api berangsur kembali normal.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan gangguan operasional.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat dan sesuai prosedur keselamatan untuk memastikan perjalanan kereta api kembali berjalan aman dan normal,” ujarnya.

KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan keselamatan di perlintasan sebidang serta tidak beraktivitas di jalur rel. KAI berkomitmen terus meningkatkan evaluasi dan pengamanan guna meminimalkan gangguan operasional serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Get In Touch

Jl Pahlawan No 7, Surabaya

gmail : vnncitra@gmail.com

Follow Us

© headlineberita.id. All Rights Reserved.