Gantikan Swiss, Indonesia Resmi jadi Presiden Dewan HAM PBB
Jenewa, Jumat 09 Januari 2026- Menggantikan Swiss, Indonesia resmi menjabat sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk periode tahun 2026, dengan pelantikan yang digelar hari Kamis (8/1) pada Pertemuan Dewan HAM PBB
Wakil tetap RI untuk PBB di Jenewa, Sidharo Reza Suryodipuro terpilih sebagai Presiden Dewan HAM setelah sebelumnya diajukan oleh kelompok negara Asia Pasifik sebagai kandidat, seperti diumumkan oleh Kementerian Luar negeri (Kemlu) RI pada akhir Desember lalu
Sidharo Reza Suryodipuro menggantikan Jürg Lauber, Perwakilan Tetap Swiss untuk PBB di Jenewa, yang telah habis masa jabatannya sebagai Presiden Dewan HAM PBB
baca juga: Asia Pasifik Bulat Dukung Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB
Melansir Beritasatu.com, Presiden Dewan HAM PBB mengemban sejumlah tugas utama dan memiliki beberapa kewenangan strategis
Adapun tugas utama Presiden Dewan HAM diantaranya:
- Memimpin rapat dan sidang Dewan HAM PBB secara menyeluruh
- Menerima serta menanggapi korespondensi resmi dari misi tetap negara anggota dan pemangku kepentingan lainnya
- Membangun kesadaran serta meningkatkan kepercayaan terhadap Dewan HAM PBB melalui jangkauan internasional dan diplomasi
Dalam menjalankan tugasnya Presiden Dewan juga bertanggung jawab memastikan seluruh proses berlangsung secara terhormat, konstruktif, dan netral
Sedangkan kewenangan strategis yang dimiliki oleh Presiden Dewan HAM PBB adalah sebagai berikut:
- Mengusulkan kandidat untuk mandat prosedur khusus, yakni para ahli hak asasi manusia yang akan ditunjuk oleh dewan
- Menunjuk para ahli yang akan bertugas di badan investigasi untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM. Penunjukan ini dilakukan melalui konsultasi ad hoc dengan menjangkau berbagai pemangku kepentingan, guna memastikan kandidat terpilih memiliki kualitas tinggi serta bersikap tidak memihak
- Bertanggung jawab untuk memastikan seluruh kegiatan dewan dipimpin secara terhormat, konstruktif, dan netral
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News